Kamis, 07 November 2013

Memilih Bentuk Kepemilikan Bisnis

MAKALAH
MEMILIH BENTUK KEPEMILIKAN BISNIS


DISUSUN OLEH :
KELOMPOK 5 :
Irwan Bahar
Sulpikardin Saipulhaq
Sitti Radia
Melania Sanda Lembang
Rahmawati





BAB 1
Pendahuluan
1.1      Latar Belakang
Ketika seorang wirausahawan sudah memutuskan untuk meluncurkan usahanya, salah satu dari beberapa masalah awal yang dihadapinya adalah memilih bentuk kepemilikan. Sering kali para wirausahawan tidak cukup banyak meluangkan waktu dan usaha untuk mengevaluasi dampak dari berbagai jenis bentuk kepemilikan atas diri mereka dan usahanya. Mereka hanya memilih begitu saja salah satu bentuk kepemilikan berdasarkan kebiasaan atau memiliki bentuk-bentuk yang paling banyak digunakan dalam waktu tersebut. Memilih suatu bentuk kepemilikan adalah hal yang penting karena ini adalah keputusan yang memilki pengaruh jangka panjang bagi seorang wirausahawan mau pun usahanya. Dalam banyak kejadian, mengubah suatu usaha dari salah satu bentuk kepemilikan kebentuk yang lain akan memicu berbagai konsekuensi pajak yang memberatkan bagi para pemilk. Oleh karena itu, para wirausahawan harus bertindak dengan benar sejak awal. Bentuk kepemilikan yang terbaik untuk seorang wirausahawan mungkin sama sekali tidak sesuai untuk wirausahawan lainnya. Memilih bentuk kepemilikan yang “benar” berarti para wirausahawan harus memahami berbagai karakteristik dari tiap bentuk tersebut dan seberapa jauh karakteristik tersebut sesuai untuk usaha mereka dan kondisi personal mereka. Hanya dengan cara itu seorang wirausahawan dapat membuat keputusan yang bijak mengenai suatu kepemilikan.

1.2      Permasalahan
Beberapa persoalan terpenting yang harus diperkirakan oleh para wirausahawan sebelum mereka mengevaluasi usaha tersebut yaitu :
a.      Apakah keuntungan dan kerugian dari kepemilikan perseorangan, persekutuan, dan korporasi ?
b.      Bagaimana pengaruh bentuk kepemilikan bisnis yang mereka pilih atas bentuk kepemilikan usahanya ?
c.       Apa metode-metode yang dapat mereka gunakan untuk memperoleh kepemilikan atas bisnis-bisnis yang sudah berjalan ?

1.3      Tujuan Penulisan
Tujuan penulisan adalah bagaimana cara kita mengetahui seberapa besar dan seberapa menguntungkannya usaha yang akan dipilih, bagaimana menyelesaikan permasalahan usaha yang dihadapi dan bagaimana memilih bentuk kepemilikan usaha tersebut .

1.4      Manfaat Penulisan
Diharapkan dapat memberikan informasi kepada mahasiswa untuk kedepannya yang ingin memulai suatu bisnis  bahwa terdapat beberapa bentuk kepemilikan usaha yang dapat di tempuh, serta memberikan pengetahuan tentang keuntungan maupun kerugian dari masing-masing bentuk kepemilikan usaha.


BAB II
Permasalahan
Bagaimana anda membentuk bisnis anda dapat membuat perbedaan besar dalam keberhasilan jangka panjang. Anda dapat membentuk sebuah bisnis dengan salah satu dari beberapa cara . Tiga bentuk utama dari kepemilikan bisnis, antara lain
a.      Perusahaan kepemilikan tunggal
b.      Perusahaan rekanan
c.       Korporasi
A.      Perusahaan Kepemilikan Tunggal
Perusahaan kepemilikan tunggal adalah jenis bisnis yang dimiliki,
dan biasanya di kelola oleh satu orang saja.
Keuntungan dari perusahaan kepemilikan tunggal adalah jenis bisnis yang termudah untuk anda jelajahi dalam pencarian akan karir yang menarik, keuntungan lainnya yaitu:
·         Kemudahan untuk memulai dan mengakhiri bisnis tersebut
·         Menjadi atasan anda sendiri
·         Kebanggaan atas kepemilikan
·         Meninggalkan warisan
·         Kepemilikan atas laba perusahaan
·         Tidak ada pajak khusus

Kerugian perusahaan kepemilikan tunggal terdapat kerugian-kerugian lainnya untuk memliki bisnis anda sendiri :
·         Kewajiban tidak terbatas, adanya resiko kerugian pribadi
·         Sumber daya financial yang terbatas
·         Kesulitan manajemen
·         Komitmen waktu yang besar
·         Tunjangan sampingan
·         Pertumbuhan yang terbatas
·         Rentang hidup yang terbatas


B.      Perusahaan Rekanan
Perusahaan rekanan adalah suatu bentuk legal bisnis dengan dua pemilik atau lebih. Ada beberapa jenis rekanan :
Ø  Perusahaan rekanan umum
Ø  Perusahaan rekanan terbatas
Ø  Perusahaan rekanan khusus
Keuntungan perusahaan rekanan
Terdapat banyak keuntungan dalam memiliki satu rekanan atau lebih dalam bisnis. Perusahaan rekanan biasanya mempunyai keuntungan sebagai berikut:
·         Lebih banyak sumber finansial
·         Manajemen bersama dan keterampilan dan pengetahuan gabungan/komplementer
·         Kemampuan bertahan hidup lebih lama
·         Tidak ada pajak khusus
Kerugian perusahaan rekanan
Terdapat beberapa kerugian perusahaan rekanan, yaitu :
·         Kewajiban tidak terbatas
·         Pembagian laba
·         Perselisihan antara rekanan
·         Kesulitan untuk berhenti

C.      Korporasi
Korporasi adalah entitas legal berizin negara bagian dengan otoritas untuk bertindak dan mempunyai kewajiban terpisah dari para pemiliknya (pemilik korporas iadalah para pemegang sahamnya).

Keuntungan korporasi
Terdapat beberapa keuntungan korporasi, yaitu:
·         Kewajiban yang terbatas
·         Lebih banyak uang untuk investasi
·         Ukuran
·         Hidup terus-menerus
·         Kemudahan dalam perubahan kepemilikan
·         Kemudahan untuk menarik karyawan yang berbakat
·         Pemisahan kepemilikan dalam manajemen
Kerugian korporasi
Terdapat beberapa kerugian korporasi, yaitu:
·         Pekerjaan surat menyurat yang ekstensif
·         Pemajakan ganda
·         Dua pengembalian pajak
·         Ukuran
·         Kesulitan untuk mengakhiri
·         Kemungkinan konflik antara pemegang saham dan dewan direktur
·         Biaya awal

BAB III
Penutup
3.1      Kesimpulan
1.      Setiap usaha yang akan didirikan memiliki kerugian dan keuntungan masing-masing.
2.      Pengaruhnya adalah tergantung dari orang yang menjalankan bisnis tersebut. Jika dia menjalankan bisnisnya dengan baik otomatis hasilnya juga positif dan begitu pun sebaliknya.
3.      Metode-metode yang harus digunakan adalah sebagai berikut :
a.         Perusahaan kepemilikan tunggal
b.         Perusahaan rekanan
c.          Korporasi

3.2      Saran
Setelah kelompok kami berdiskusi , kami menyaran kan untuk mengambil ketiga bentuk kepemilikan usaha tersebut karena bentuk kepemilikan tunggal, rekanan maupun korporasi sama-sama memilki kekurangan dan kelebihan masing-masing. Tergantung dari kita bagaimana menjalankan bisnis tersebut.

BAB IV
DAFTAR PUSTAKA

Nickels., William .G. McHugh., James M & McHugh,. Susan M. (2009). Pengantar Bisnis. Jakarta: Salemba Empat


Tidak ada komentar:

Posting Komentar